AKSI
SOSIAL PASKAH SMP KRISTEN KALAM KUDUS SURAKARTA
Seperti
tahun lalu, SMP Kalam Kudus dalam rangka merayakan hari Paskah mengadakan aksi
sosial Paskah bagi warga di sekitar sekolahan. Jumlah warga yang mengikuti ada
148 warga, 141 orang diantaranya adalah warga kelurahan Gajahan dan 7 orang
lainnya merupakan petugas kebersihan di kelurahan tersebut.
SMP Kr.
Kalam Kudus bekerja sama dengan Balai Pengobatan Nabur Tresno Gereja Kr Kalam
Kudus Surakarta. Kegiatan –kegiatan yang dilakukan antara lain pengobatan
gratis. dan kegiatan lainnya adalah pembagian sembako. Sembako yang dibagikan
pada warga meliputi beras, gula, mie, dan minyak goreng. Pada pembukaan acara
ini akan dihadiri oleh Bp Lurah dan Camat .
Acara ini
melibatkan Bapak / Ibu guru SMP Kr. Kalam Kudus Surakarta serta para OSIS SMP
Kr. Kalam Kudus Surakarta. Menurut Ibu Win, salah satu guru yang berpartisipasi
dalam acara ini sebagai salah satu yang mengurusi pembelian sembako, hal ini
beliau lakukan sudah yang ke-3 kalinya.
Susunan
acaranya antara lain :
·
Pembukaan oleh Ibu
Seniwati
·
Doa pembukaan oleh
Bp. Jimmy S. M.Pd
·
Sambutan 1 oleh
anggota DPRD Pasar Kliwon, Ibu Marheni, S.E
Inti dari sambuta bahwa kita
selalu bersyukur atas rahmat dan rejeki yang selalu kita terima dan atas
program dari SMP Kr. Kalam Kudus Surakarta.
Sambutan 2 oleh kepala kec.
Pasar Kliwon, Bp. Ir Heru Sunardi
Inti dari sambutan sekolah
seharusnya menjadi aset masyarakat yang harus dijaga dan dihormati demikian
juga SMP Kr. Kalam Kudus telah menjadi aset yang berharga bagi masyarakat
sekitar. Masyarakat merasa ikut memiliki sekolah ini
·
Acara inti
pelaksanaan bakti sosial
Tim
kesehatan yang menangani pengobatan gratis ini terdiri dari 4 dokter :
dr. Budi,
dr. Febe, dr. Dewi, dan dr. Deavy
Berikut
adalah kesan pesan dari peserta bakti sosial :
·
Pak Slamet yang
mengeluhkan sakit lutut dan buang air besar merasa senang dapat fasilitas
pengobatan ini harapannya semoga acara ini dapat berlangsung terus setiap
tahun. Baru kali ini beliau mengikuti kegiatan.
·
Bu Anna yang
mengluhkan sakit diare menanggapi kegiatan ini dinilai lumayan merakyat dan Ibu
yang baru satu kali mengikuti kegiatan ini mengharapkan sekolah ini terus
peduli terhadap rakyat kecil dan kami merasa senang karenanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar